Carut Marut Pembayaran Anggaran Langganan Koran dan Publikasi Media DPRD Mesuji Menuai Protes Para Kuli Tinta

MESUJI, SEPULUHDETIK.CO.ID — Diduga ada kejanggalan pengadaan anggaran langganan koran dan Pubilkasi di Sekretariat DPRD mesuji yang patut dipertanyakan, pasalnya dari tahun ke tahun awak media di Kabupaten Mesuji anggaran langganan koran dan publikasi selalu ada pengurangan dan pada saat akan pencairan terkesan sengaja dipersulit.

Dimana, awalnya para pihak media diberikan arahan untuk menandatangani MOU terlebih dahulu sebagai syarat bukti kerja sama langganan koran dan penayangan publikasi kegiatan DPRD Mesuji (Advertorial) sesuai absen jumlah media yang telah terdata di Sekretariat DPRD mesuji.

Namun, setelah sampai dalam proses cukup lama dan diminta untuk membuat surat pengajuan tagihan pembayaran dari masing-masing media, sampai saat ini belum ada kejelasan berapa kuota untuk anggaran Publikasi per satu medianya untuk satu tahun.

Dikatakan Erwan,” Hal ini di duga ada kejanggalan yang patut dicurigai terkait anggaran media di DPRD Kabupaten Mesuji yang selalu carut marut dan tidak ada ke transparanan dalam pengelolaan anggaran, bahkan ini bisa terkesan pembodohan bagi insan pers yang dirugikan.

Bagaimana tidak lanjut Erwan, selain ini adanya faktor ketidak adilan, tentunya ini bisa dijadikan ajang (tebang pilih) tanpa mengedepankan kemitraan yang selama ini telah terjalin.

Erwan menambahkan, banyak poin yang patut dipertanyakan,” ada apa dan kenapa serta bagaimana proses pencairan yang sebenarnya di Sekretariat DPRD Mesuji, pada saat pencairan Advertorial bulan Mei 2020 para awak media tidak menandatangani BKP dan kwitansi tapi kok ada pembayaran yang bisa terkirim ke rekening Kabiro Media,” papar Erwan mewakili awak media lainnya. Selasa, 02/06/2020.

“Sementara saat dikonfirmasi melaui Via Tlpnya AR, selaku Kasubag Humas Protokol DPRD Mesuji, sekaligus Pejabat berwenang terkait proses pembayaran tersebut mengatakan,” Tidak ada media yang tidak dibayarkan semua dibayarkan selagi Itu sudah sesuai prosedur dan pengajuan yang sudah terlengkapi, silahkan Tinggal dicek aja direkening,” ucap AR sembari menutup tlpnya.

Hal berbeda dijelaskan KN yang merupakan salah satu Kabiro Media di Mesuji, itu ngak benar kalo semua sudah terealisasi, sebab faktanya sampai saat ini masih ada media yang belum menerima pembayaran baik secara GU ataupun LS, jika harus mengikuti prosedur sebagai landasan, semua sudah terlengkapi, tetapi buktinya Zonk……!!!!

“Ya justru ini yang jadi pokok permasalahan dan menuai protes dari awak media yang merasa dibodohi oleh pihak Sekretariat DPRD Mesuji, dimana tanda bukti penerimaan kami kalau sudah dibayarkan, karena apapun cara pembayarannya baik secara GU ataupun LS tentunya setiap masing-masing media akan dipanggil untuk menandatangani BKP dan kwitansi di atas materai dan di cap stempel masing-masing media.”Ungkap KN.

Sementara, guna memintai keterangan dan kejelasan yang lebih dalam terkait Hal tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Mesuji sampai saat ini sulit untuk ditemui baik ditempat maupun via Tlpnya.

Reporter: (Handri).

About Redaksi 2493 Articles
Teruslah berkarya