Perencanaan Pembangunan Dinilai Elemen Masyarakat Lampung Timur Sakiti Hati Nurani Rakyat

Amir Faisol, SH ketua Laskar Merah Putih, saat wa

Sepuluhdetik.co.id, Lampung Timur – Perencanaan Pembangunan dalam membangun suatu daerah memang sah-sah saja.

Namun, jika hal tersebut tidak mengutamakan kepentingan Masyarakat umum, tentu akan menuai pro dan kontra bagi kalangan menengah kebawah.

Seperti diungkapkan Amir Faisol, SH ketua Laskar Merah Putih di Sektariat nya pada Rabu 01/12/2021), bahwa untuk pembangunan Gapura, Taman dan kolam renang Lapangan futsal, di ruang lingkup rumah dinas Bupati Lampung Timur, terkait rencana pembangunan sarana rumah’ dinas bupati Lampung timur yang saat ini sedang terlaksana nya konsultan perencanaan pagu senilai Rp.350.000.000,00.


Berdasarkan hasil investigasi kami dengan OPD terkait, membenarkan bahwa akan di bangun nya sarana Rumah’ Dinas Bupati senilai total 12 M, tuturnya.

Kami Sangat di sayangkan angaran sebesar itu untuk pembangunan fisik di Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, dengan berbagai item yang akan menelan nilai hampir 12 M.

“Itu terkesan sengaja menyakiti hati masyarakat,”


Karena saat ini, pembangunan infrastruktur di Lampung Timur belum merata. Apalagi sudah dua tahun ini banyak sekali rencana pembangunan di tunda karena minimnya anggaran yang terdampak dari pandemi covid-19.


Seharusnya nilai 12 M itu dapat di gunakan untuk insfratruktur yang dapat menunjang perkembangan/pertumbuhan ekonomi atau pun untuk penunjang/sarana pertanian masyarakat di Kabupaten yang kita cintai ini, ‘tandas amir.

Kabid pendanaan dan pengawasan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengatakan, bangunan tersebut perioritas/keinginan dari kepala daerah (Bupati), ujarnya.

Pembangunan selain dari prioritas permintaan pemerintah daerah juga dari hasil Musrenbang di setiap Kecamatan. Tapi yang lebih berhak menyampai hal ini adalah Kepala Bapenda, jelas Leny Puspito di ruang kerjanya.

Karena semua di pembangunan ada porsi atau persentase antara permintaan Pemerintah Daerah dan kebutuhan masyarakat. Untuk jumlah persentase, saya kurang paham. Karena ada yang membidanginya sendiri, Pungkasnya.

Bupati Lampung Timur hingga berita ini diterbitkan, belum menjawab. Dihubungi berkali-kali melalui ponsel nya tidak ada jawaban. Sehingga berita ini membutuhkan informasi lebih lanjut. (Tim)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*