LMP Laporkan Para Pimpinan DPRD Lampung Timur ke-Kejari

Sepuluhdetik.co.id, Lampung Timur – Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Lampung Timur yang diketuai oleh Amir Faisol SH, melaporkan para pimpinan DPRD Lampung Timur ke-Kejari, pada Rabu (24/11/2021).

Kedatangan mereka ini sekitar pukul 10.00 di Kejari Lampung Timur tepatnya di Desa Negara Nabung Kecamatan Sukadana Lampung Timur, Yang wakili oleh Wakil Ketua LMP, Asari.

Disampaikan oleh Amir Faisol SH, selaku Ketua LMP Lampung Timur membeberkan, Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) setidaknya demikian diindikasikan, mengenai atas perekrutan Tenaga Ahli (TA) Pimpinan Dewan, kata Amir di Kantor PPP Lampung Timur.

Karenanya, LMP Macab Lampung Timur laporkan indikasi KKN tersebut ke Kejaksaan Negri Lampung Timur.

Selanjutnya, dalam konfrensi Pers nya Amir Faisol menyampaikan, bahwa indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) tersebut ditenggarai tiga orang unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur periode 2019-2024.

“Dari temuan tim kami LMP, tiga pimpinan dewan tersebut merekrut tenaga ahli pimpinan, tanpa mengindahkan persyaratan dan aturan, diduga kuat ketiga orang tenaga ahli itu adalah kroni dan saudara para pimpinan dewan sendiri.

Bukan hanya itu, perekrutan dilakukan sekitar Bulan May atau Juni 2021, dan gaji atau upah sudah dibayarkan sejak Januari 2021,” tandas Ketua LMP Macab Lanpung Tinur, Amir Faisol.

Lantaran hal itu, Ketua LMP Marcab Kabupaten Lampung Timur meminta kepada Aparat Penegak Hukum dapat menindak lanjuti dugaan KKN yang dimotori para pimpinan Wakil Rakyat Kabupaten Lampung Timur tersebut.

Berkas laporan diterima langsung Kasie Intelejen Kejaksaan Negri Kabupaten Lampung Timur M.A Qadri.


Kepada Wartawan M.A Qadri menyampaikan agar pelapor tidak buru-buru.


,”Kami akan menelaah, dan tindak lanjuti laporan, tapi kami juga berharap jangan buru-buru,” ujar M.A Qadri.

Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Timur saat di konfirmasi melalui sambungan telepon seluler nya, belum mengetahui jelasnya terkait masalah ini, “silahkan tanya ke Sekwan coba” singkatnya. (Tim)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*