Akun Facebook “Lawan” Diduga Intimidasi Wartawan

Lampung Timur, Sepuluhdetik.co.id – Gegara postingan facebook, mengenai berita Menyangkut BPNT, yang berjudul, Agen BPNT Diduga Mengurangi Hak KPM Hampir 1/4 Dari 200 Ribu, Indra Sekretaris PPWI DPC Lampung Timur Terkena mental akibat intimidasi dan ancaman, seseorang yang menggunakan akun Facebook bodong.

Menurut Indra Sekretaris PPWI DPC Lampung Timur, intimidasi dan ancam seperti ini sungguh sangat membahayakan para Jurnalis Lampung Timur. Bahkan, bisa berdampak di seluruh indonesia, intimidasi, kekerasan, penculikan, dan pembunuhan.

Dengan terjadinya intimidasi dan ancaman seperti ini, bukan sekali ini saja. Kejadian seperti ini sudah yang keempat kalinya di alami Indra Sekretaris DPC PPWI Lampung Timur, ungkapnya melaui rilisnya Kamis (13/01/2022).


Dari isi percakapan di chat pribadi, diduga ada unsur kekerasan dan pembunuhan berencana. Sempat waktu itu Indra di ikuti seseorang yang diduga akan mematahkan leher dan akan membunuhnya. Dikarenakan diwaktu itu ada Oknum Kepala Desa dan ada oknum wartawan juga, akhirnya kekerasan tersebut tidak terjadi, jelasnya.

Kamis tanggal 13 januari pukul 00:50 Akun Kuat Lawan ini ngechat Pribadi di via Messenger, dengan mengirim scrin postingan berita, Media Resolusitv.com, dengan mengirim kata, G ush usil km,dah kuat benar tah, Tg km ya, Saya Patahkan leher kamu, Y tg km,”ancaman Akun Kuat Lawan.


Dari kata tersebut diduga ada unsur dendam yang belum terlampiaskan kepada Indra Sekretaris DPC PPWI Lampung Timur.

Dengan banyaknya Kejadian intimidasi, ancaman, kekerasan dan pembunuhan terhadap wartawan, Indra Sekretaris DPC PPWI Meminta semua anggota dan Pengurus PPWI DPC Lampung Timur Kumpul, guna untuk kordinasi melengkapi data laporan dugaan mengenai BPNT, dan dugaan pengancaman yang di alami Indra Sekretaris DPC PPWI Lampung Timur.

Belum diketahui jelas siapa pemilik akun tersebut, sehingga Indra belum membeberkan siapa dalang dugaan Intimidasi tersebut kepada media ini. (Team)

Refrensi

https://www.kabar-investigasi.com/2022/01/diduga-agen-bpnt-diduga-mengurangi-hak.html

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*